SANG MAHA AMPUN

Yosua 5:9-12 ; Mazmur 32 ; II Korintus 5:16-21 ; Lukas 15:1-3, 11b-32

 

Allah adalah Sang Maha Ampun, sifat-Nya yang penuh kasih dan belas kasihan tidak pernah berkesudahan. Kita sering kali melihat gambaran tentang pengampunan Tuhan yang tidak terbatas, bahkan kepada orang-orang yang telah jatuh jauh dari-Nya. Pengampunan-Nya adalah anugerah yang luar biasa, yang mengingatkan kita bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni. Salah satu contoh paling kuat tentang pengampunan Tuhan dapat kita temukan dalam kisah Perumpamaan Anak yang Hilang (Lukas 15 : 11b – 32). Dalam perumpamaan ini, meskipun anak yang bungsu telah melakukan kesalahan besar dengan memboroskan harta warisannya, ayahnya tetap dengan penuh kasih menerima dan memaafkannya. Hal ini menunjukkan betapa besar dan luasnya kasih Allah yang tidak terbatas kepada setiap umat-Nya.

Penting untuk diingat bahwa pengampunan Tuhan bukan berarti kita boleh mengabaikan dosa. Tuhan, di dalam kasih-Nya, tetap menuntut pertobatan dari setiap hati yang berdosa. Tetapi melalui Yesus Kristus, kita diberi jalan untuk menerima pengampunan dan kedamaian yang sejati. Sebagai umat Tuhan, marilah kita merenungkan betapa besar kasih-Nya yang terus memberikan kesempatan untuk memulai kembali. Tuhan selalu memberi kesempatan kedua bagi mereka yang dengan tulus bertobat dan berbalik kepada-Nya. Sebagai orang yang sudah diampuni, kita diajak untuk memperlihatkan sikap pengampunan kepada orang lain, mencerminkan kasih dan kemurahan hati Tuhan dalam hidup kita sehari-hari.

Marilah kita buka hati, renungkan dosa-dosa kita, dan datang dengan tulus kepada Tuhan yang Maha Pengampun. Biarkan kasih-Nya mengubah hidup kita, memulihkan dan memperbaharui kita dalam setiap langkah hidup kita. Tuhan memberkati kita semua.

 WK