SELAGI ADA KESEMPATAN
Yesaya 55:1-9 ; Mazmur 63:1-8 ; I Korintus 10:1-13 ; Lukas 13:1-9
Ubur-ubur ikan lele, santai wae leee! Itulah pantun candaan pengundang tawa dan penyegar suasana yang sedang viral saat ini.
Di saat memikirkan hal-hal yang mungkin akan terjadi hari ini bisa membuat kita tersenyum sepanjang hari atau sebaliknya, membuat cemas dan takut untuk menjalani hari itu. Saat kecemasan itulah pantun pantun “jenaka” menyegarkan suasana untuk sementara. Karena firman Tuhanlah yang bisa memberi kita kekuatan sepanjang masa.
Dalam Yesaya 55 : 8, Tuhan mengingatkan kita untuk percaya bahwa Ia telah menetapkan rancangan untuk kehidupan kita. Kita sebagai manusia yang terbatas ini, diingatkan untuk menggunakan kesempatan yang Tuhan beri untuk melakukan hal baik. Kesempatan untuk berbuat baik di setiap langkah kehidupan kita, dengan berfikir positif bahwa pertolongan Tuhan itu nyata dalam kehidupan kita. Sehingga di kala kita merasa, beban dan masalah kita berat apalagi godaan menyerah hadir, Tuhan ingin kita datang kepada-Nya untuk berdoa dan berserah. Bahkan bukan hanya di saat itu saja, di kala kita bahagia pun, Ia ingin kita pun datang kepada-Nya untuk mengucap syukur.
Kiranya, kita mampu menjadi pribadi yang bisa mengisi setiap kesempatan yang Tuhan beri dengan melakukan kebaikan dan “santai” menjalani kehidupan ini. Kita adalah makhluk yang terbatas, namun Tuhan memampukan kita menjadi berkat dan penolong bagi sesama. Gusti mberkahi.
-GWP-